Tidur Terlentang pada Ibu Hamil

Ibu hamil memang dianjurkan paling baik untuk tidur miring kanan atau kiri. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan, yaitu untuk menghindari bayi dalam rahim kurang asupan oksigen. Apabila ibu tidur terlentang, vena kava inferior yg bertugas membawa asupan gizi dan oksigen pada bayi dapat tertindih karena bayi itu sendiri sehingga menyebabkan bayi kurang oksigen.

Tentu saja hal ini sangat berbahaya. Selain dapat menyebabkan bayi lhr dengan BB rendah, juga menyebabkan bayi mati dlm kandungan.

Penelitian terbaru menyebutkan banyak wanita ghana afrika beresiko tinggi mempunyai bayi dengan BB rendah dan juga yg mati dalam rahim. Ini terjadi karena mereka tidur dengan posisi terlentang. Tentu saja hal ini sangat disayangkan mengingat tingginya angka kematian bayi di afrika.

Oleh karena itu buat ibu hamil lebih baik tidur dengan posisi miring bila tidak nyaman diganjal bantal agar pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan optimal.

Sumber: sciencedaily.com

Kopi dan Teh buat Kehamilan

Bagi ibu hamil yg sukanya minum kopi atau teh sebaiknya berhati2. Walaupun penelitian ini masih harus dibuktikan lebih lanjut tetapi nggak ada salahnya kalau kita aware.

Mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari dikaitkan dengan BB bayi rendah saat lahir (KMK), dan terjadinya morbiditas dan kematian bayi. Tetapi ini belum final lho penelitiannya. Bayi KMK juga terjadi karena berbagai hal.

Walaupun penelitian ini nggak bisa dijadiin patokan, tetapi memang mengkonsumsi kafein nggak bagus buat ibu hamil, selain bisa merangsang BAK, kafein juga mempercepat detak jantung, dimana aslinya kerja jantung ibu hamil sudah berat karena hamil. Oleh karena itu sebaiknya minum susu atau air putih saja saat hamil.

Sumber: sciencedaily.com

Perkembangan Otak Janin Abnormal karena Bumil Obesitas

Studi yg dilakukan Institut Penelitian Ibu dan Bayi di Tuft Medical Center Boston terhadap 16 ibu hamil (bumil) terdiri dari 8 obesitas dan 8 normal menunjukkan bahwa janin dari bumil dengan obesitas mengalami perkembangan otak yg buruk dibandingkan bumil normal.

Mungkin bukan hal yg mengagetkan bila bumil mengalami obesitas saat hamil, tetapi hasil studi ini memberikan kita alarm agar kita waspada dan berhati2.

Diharapkan bumil menjaga kesehatannya dan memantau kenaikan berat badannya agar tidak obesitas. Dengan pola makan yg sehat, olahraga ringan seperti senam hamil diharapkan dapat menjaga kesehatan mereka. Kenaikan BB bumil normalnya antara 7 kg-14 kg. Oleh karena itu jangan pernah berpikir bumil gemuk gizi bayi berlimpah.

Sumber: sciencedaily.com

Bahaya Mengalami Hiperemesis Gravidarum Trimester 2

Biasanya hiperemesis gravidarum (HG) normal terjadi di usia kehamilan (UK) muda, khususnya trimester (TM) 1. Ini terjadi karena pengaruh dari HCG (Hormone Chorionic Gonadotropin), atau dikenal sebagai hormon kehamilan. Tahukah anda ternyata kalau HG terjadi di trimester 2 berbahaya buat si baby. Baby beresiko KMK (Kecil Masa Kehamilan) dan plasenta akan terganggu seperti terjadinya penyumbatan.

Studi ini dimonitori oleh The Swedia Medical Birth dengan melihat register ibu yg menjalani pengobatan karena HG dan resiko terjadinya gangguan plasenta pada tahun 1997-2009 dibanding ibu hamil tanpa HG. Studi ini dilakukan dengan melihat resiko yg terjadi pada TM 1 dan TM 2. Gangguan plasenta yg diamati penyumbatan plasenta, janin mati dalam kandungan (UK >28 mg), dan KMK.

Hasilnya pada TM 1 ada peningkatan resiko preeklamsi dibanding bumil normal, tetapi tidak ada kaitannya dengan gangguan plasenta atau KMK. Terjadi peningkatan resiko pada TM 2. Dua kali peningkatan resiko prematur karena preeklamsi 0,6% vs 1,4%. Tiga kali lipat penyumbatan plasenta 0,4% vs 1,1%. Sebanyak 39% resiko meningkatnya KMK 2,4% vs 4%. Tidak ada kaitannya HG dengan kematian janin dalam kandungan.

Untuk bumil yg mengalami HG harus mulai waspada dengan melihat studi ini. Lebih baik bumil sering konsultasi ke SPOG sehingga lebih cepat mendapatkan penanganan tepat.

Sumber: sciencedaily.com

Antibiotik untuk Ibu Hamil?

Antibiotik biasanya dijadikan andalan buat ngatasi semua penyakit yg disebabkan bakteri. Tapi kalau yg terkena infeksi ibu hamil gimana? Yg jelas antara pro dan kontra buat ngasihin. Di vemale.com disebutin boleh memberikan antibiotik asal pada trimester kehamilan tertentu, antibiotik jenis penisilin, harus konsul Dr.SPOG.

Padahal kalau kita liat efeknya buat baby cukup mengkawatirkan. Baby bisa alergi, kekebalan tubuhnya jadi gak maksimal, penggunaan jangka panjang bisa bikin cacat. Temanku pernah liat bayi lahir sc riwayat pengguna antibiotik bayinya alergi, kulit tangan memerah. Hemmm,, cukup susah juga ya. Karena itu harus dipikirin secara masak2 kalau dikasih dokter obat penisilin.

Buat nyegah biar gak kena infeksi, yg paling sering infeksi kencing ma keputihan abnormal. Pertama kebersihan daerah kewanitaan harus dijaga. Kalau celana basah cepet ganti. Kalau keputihan (keluar banyak saat hamil disebabkan hormon kehamilan, yg gak normal kalau gatal, perih, panas, warna ijo) paling baik kalau pake pantyliner tapi tetep harus sering ganti. Gak boleh nahan pipis, jangan minum teh, kopi, minuman kaya fanta dsb, semangka biar gak sering pipis. Minum air paling banyak di pagi-siang hari, kalau malam minum airnya sedikit ja biar gak sering kencing. Jangan lupa kalau cebok abis pipis gerakan tangannya dari belakang kedepan, biar kumannya gak masuk ke saluran kencing.

Hamil di Usia Tak Produktif

Wanita jaman sekarang kebanyakan lebih mentingin karier dari pada mempunyai anak dulu. Yang alasannya takut kariernya hancur, gak bisa bebas, inilah itulah, akhirnya mereka mutusin hamil di usia yg gak produktif lagi.

Padahal hamil di usia tidak produktif resiko tinggi buat baby ma ibunya. Usia yg baik buat hamil antara umur 20-35 tahun. Luw kurang umur gak baik, lebih umur juga gak baik. Kelainan genetik pada bayi, belum lagi penyakit yg mengancam ibu kaya hipertensi kehamilan, DM, dll.

Untung sekarang jaman dah maju, luw dulu gak bisa bayangin aq gimana nasib ibu ma babynya :(. Tadi aq kan liat di metrotv, pas di acara 8-11 show, ada ginekologi ngomong gini, karena angka hamil diatas usia produktif meningkat yg bisa kita lakuin melakukan screening buat minimalin resiko yg g diinginkan.

Usia kandungan 3 bulan dah bisa kliatan luw ada kelainan genetik pada baby. Pemeriksaan dilakukan dengan cek darah dan USG. Trus usia kandungan 5 bulan bisa dilakuin pengecekan ulang buat mastiin lagi dengan USG 4D. Luw pemeriksaan ini lolos berarti ibu hamil dengan resiko rendah, artinya ibu dan baby baik2 ja, jauh dari yg namanya kelainan genetik. Ibu bisa hamil normal, nglahirin juga gak harus pake SC.

Hampir lupa, hamil di usia gak produktif gak papa, asal siklus mensnya masih bagus, kondisi ibu juga bagus.Wah untung ya jaman sekarang jaman dah maju,, lega banget aq pas nonton acara ini. Sebagai wanita informasi ini sangat penting. Terutama buat mereka yg penginnya hamil di usia tidak produktif.

Janin Belajar Bahasa dalam Kandungan

Christine Moon, professor psychology di Pacific Lutheran University, mengatakan bahwa bayi dalam kandungan sudah mulai belajar bahasa dari suara ibunya. Penelitian ini dilakukan pada bayi usia kehamilan 6/7 bulan. Kemudian Moon melakukan penelitian terhadap bayi baru lahir dengan menggunakan bahasa inggris dan swedia. Saat bayi mendengar suara, mereka akan merespon dengan menghisap dot yg telah tersambung pada komputer dan menghasilkan bunyi vokal.
Patricia Kuhl, Endowed Chair for the Bezos Family Foundation for EarlyChildhood Learning and Co-Director ofthe University of Washington’s Institute for Learning and Brain Sciences melakukan test terhadap bayi baru lahir dengan menggunakan 17 bunyi bahasa asalnya dan 17 bunyi bahasa asing. Para peneliti tertarik dengan berapa lama dan seringnya mereka menghisap dot dan menciptakan bunyi suara vokal. Para bayi diteliti di dua tempat RS yaitu Stockholm dan Tacoma. Bayi yg diteliti lebih banyak menghisap dot saat mendengar bahasa asing. Ini menunjukkan bahwa bayi baru lahir mempelajari bahasa saat dalam kandungan.

Kemudian test dilakukan di Tacoma dan Swedia. Empat puluh bayi ditest di Tacoma, 40 bayi di Swedia. Bayi berumur 7-75 jam setelah lahir. Test menggunakan bunyi vokal karena lebih menonjol dan sering digunakan. Studi ini menunjukkan bahwa mereka mempunyai kapasitas untuk belajar dan mengingat bahasa dasar mereka dari ibu selama 10 minggu kehamilan (sensor dan mekanisme otak untuk mendengar saat usia kehamilan 30 minggu).

Kuhl mengatakan studi sebelumnya bahwa janin dapat mengingat ritme musik, dan dengan studi ini menunjukkan bahwa janin dapat belajar bagian kecil dari bahasa.

Sumber: sciencedaily.com