Warna Baju Saat Bertanding Berkaitan dengan Kadar Testosteron Tubuh

Entah kenapa seragam atlit itu kebanyakan berwarna merah. Seperti tiger woods, dia juga menggunakan seragam berwarna merah. Seperti ada daya tarik tersendiri bagi kaum adam untuk memilih baju berwarna merah. Ternyata dari hasil penelitian yg dipublikasikan oleh ilmuwan psikologis Daniel Farrely bahwa pria yg cenderung memilih baju berwarna merah saat sedang bertanding mempunyai kadar testosteron yg tinggi dibanding pria yg memilih baju berwarna biru.

Testosteron adalah hormon yg terdapat pada laki-laki yg berfungsi sebagai pembentuk sperma dan mempengaruhi pertumbuhan fisik pada laki-laki seperti jakun, jenggot, kumis, dll.

Penelitian ini dilakukan terhadap 73 pria. Mereka diberitahukan bahwa ada pertandingan dan disuruh untuk memilih baju berwarna merah atau biru, dimana mereka tidak diberitahu tujuan penelitian ini. Mereka juga diberikan kuesioner tentang alasan pemilihan warna tsb.

Tes dilakukan dengan menguji air ludah sebelum dan setelah dilakukan pertandingan. Hasilnya menunjukkan bahwa pria yg memilih baju berwarna merah mempunyai kadar testosteron lebih tinggi, dan lebih berkarakter seperti mendominasi dan keagresifan dibanding mereka yg memilih baju berwarna biru.

Sumber: sciencedaily.com

Iklan

Pentingnya Magnesium bagi Tulang Anak

Tentunya kita semua tahu betapa pentingnya kalsium untuk tulang kita. Tapi tahukah anda ternyata kesehatan tulang itu tidak tergantung dari kalsium saja. Ada beberapa faktor yg mempengaruhi kesehatan tulang antara lain asupan makanan tidak boleh tinggi protein, tinggi kafein karena akan membuat kadar asam dalam darah tinggi shg mengakibatkan tubuh melepaskan kalsium untuk menyeimbangkan kadar asam dlm tubuh, karena kalsium bersifat basa. Selain itu jika kadar mineral magnesium, fosfor, vit. D, zinc, dan zat besi tidak seimbang juga dapat menyebabkan tubuh melepaskan kalsium sehingga kadar kalsium dlm tubuh menjadi berkurang.

Karena fungsi mineral lain tidak kalah penting dengan kalsium untuk kesehatan tulang orang dewasa, para peneliti kemudian melakukan penelitian peran mineral ini terhadap tulang pada anak, khususnya pada magnesium.

Studi ini dilakukan terhadap anak usia 4-8 tahun sehat, dengan anak yg dirawat di RS. Para anak diberikan makanan harian dimana kandungan kalsium dan magnesium sudah diperhitungkan sebaik mungkin. Tes dilakukan dengan sinar X untuk kandungan mineral dan kepadatan tulang anak, tes urine untuk kandungan kalsium dan magnesium dalam tubuh.

Hasil studi ini seperti yg dijelaskan dalam rapat tahunan pediatrik di washington DC seperti yg diharapkan bahwa magnesium mempunyai peran penting dalam pertumbuhan tulang anak.

Sumber : sciencedaily.com
fkmusm.wordpress.com