Bahaya Mengalami Hiperemesis Gravidarum Trimester 2

Biasanya hiperemesis gravidarum (HG) normal terjadi di usia kehamilan (UK) muda, khususnya trimester (TM) 1. Ini terjadi karena pengaruh dari HCG (Hormone Chorionic Gonadotropin), atau dikenal sebagai hormon kehamilan. Tahukah anda ternyata kalau HG terjadi di trimester 2 berbahaya buat si baby. Baby beresiko KMK (Kecil Masa Kehamilan) dan plasenta akan terganggu seperti terjadinya penyumbatan.

Studi ini dimonitori oleh The Swedia Medical Birth dengan melihat register ibu yg menjalani pengobatan karena HG dan resiko terjadinya gangguan plasenta pada tahun 1997-2009 dibanding ibu hamil tanpa HG. Studi ini dilakukan dengan melihat resiko yg terjadi pada TM 1 dan TM 2. Gangguan plasenta yg diamati penyumbatan plasenta, janin mati dalam kandungan (UK >28 mg), dan KMK.

Hasilnya pada TM 1 ada peningkatan resiko preeklamsi dibanding bumil normal, tetapi tidak ada kaitannya dengan gangguan plasenta atau KMK. Terjadi peningkatan resiko pada TM 2. Dua kali peningkatan resiko prematur karena preeklamsi 0,6% vs 1,4%. Tiga kali lipat penyumbatan plasenta 0,4% vs 1,1%. Sebanyak 39% resiko meningkatnya KMK 2,4% vs 4%. Tidak ada kaitannya HG dengan kematian janin dalam kandungan.

Untuk bumil yg mengalami HG harus mulai waspada dengan melihat studi ini. Lebih baik bumil sering konsultasi ke SPOG sehingga lebih cepat mendapatkan penanganan tepat.

Sumber: sciencedaily.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s